Kemaren fanspage resmi Simpatika merilis pengumuman resmi terkait persiapan guru dan madrasah dalam mengupdate data di Simpatika. Berikut pengumuman resminya:Assalamualaikum Wr. Wb.
Kepada Pengguna SIMPATIKA yth.
Seiring dengan berakhirnya periode Semester 1 TP. 2015/2016 pada tanggal
31 Desember 2015 lalu. Selama bulan Januari 2016 adalah masa persiapan
menjelang dibukanya periode Semester 2
Senin, 04 Januari 2016
Siapa Bilang Tradisi Santri Masih Kolot?
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim,
Tradisi santri identik dengan sikap mental tradisional yang kolot, fanatik, bersikukuh pada pandangan atau kebiasaan lama, meskipun terbukti keliru. "Tradisi pasantren tidak seperti itu. Cukup luwes dan inklusif, yakni memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil pandangan baru yang lebih baik," ungkap Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pasantren Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Ace Syaifuddin, Jumat (2/11).
Sikap mental tertutup menurut dia bukan ciri khas santri. Sejenis itu adalah taqlidul a'ma (taklid buta). Atau, dalam istilah al-Quran "hanya mengikuti ma qala abaana (tradisi nenek moyang kami).
Maka, Ace menegaskan jika istilah mengambil pandangan baru bukan berarti mengadopsi elemen budaya lain tapi beradaptasi. Dengan demikian, keaslian akar tradisi tidak pernah tercerabut atau ternodai.
Dalam konteks Ponpes Gontor misalnya, istilah tradisi disebut sunnah dan disiplin. Isinya tidak lain adalah nilai-nilai, jiwa dan filsafat hidup sebagaimana yang diformulasikan dalam panca jiwa, motto, orientasi, dan sintesa berbagai institusi sebagai profil ideal Gontor.
"Konsep mendidik pasantren terkini adalah untuk masa yang akan datang. Tentu lebih kompleks tantangan dan peluang umat pada masa depan," ulas Ace. Salah satu indikatornya adalah kemunduran yang disebabkan oleh perpecahan internal, lemah organisasi, dan kemiskinan ilmu dan iman.
Pandangan progresif pendidikan di atas membawa konsekuensi pola pikir bahwa santri diproyeksikan menjadi insan pemimpin nilai kebaikan. Kemudian santri dilatih berpikir bagi kemaslahatan umat. "Konsekuensi lain, santri harus belajar berorganisasi. Seluruh kehidupan santri diatur dalam sistem organisasi santri sendiri," tegas Ace.
Di dalam organisasi inilah santri secara riil belajar amanah, tanggung-jawab, merencanakan program, berdisiplin, bekerja sama, adil, peduli sesama, dan nilai-nilai khuluqiyahlainnya. Dalam suasana seperti inilah tercipta masyarakat pembelajar.
Kemenag pun mengaplikasikan konsep tadi ke dalam program-program beasiswa dan ikatan kerja bagi santri serta lulusan Perguruan Tinggi Agama Islam sekitar lima tahun lalu. Sehingga usai menamatkan pendidikan mereka bisa menyebarkan kembali ke masyarakat, sekaligus mengasah kemampuan bersosialisasi.
Dalam kurikulum pendidikan Islam ini, mereka dikontrak selama tiga tahun. Jika ada perpanjangan, semua diserahkan para santri. "Ini membuktikan pendidikan pasantren penuh keterbukaan dan harus bisa berdaya guna di tengah masyarakat," ulas Ace.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sumber : Republika
Media Pembelajaran
Kata media pembelajaran berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Association for Education and Communication Technology (AECT) mendefinisikan media yaitu segala bentuk yang dipergunakan untuk suatu proses penyaluran informasi. Sedangkan Education Association (NEA) mendefinisikan media sebagai benda yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar,
Jenis dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi
Komponen atau jenis dana bantuan biaya pendidikan dan penggunaannya adalah:
1. Biaya pendaftaran
Pendaftar Bidikmisi dibebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT (pendaftar secara otomatis akan mendapatkan fasilitas bebas bayar di dalam sistem pendaftaran SBMPTN).
Pendaftar Bidikmisi yang sudah diterima melalui salah satu seleksi tidak diperkenankan
1. Biaya pendaftaran
Pendaftar Bidikmisi dibebaskan biaya pendaftaran SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri pada salah satu PT (pendaftar secara otomatis akan mendapatkan fasilitas bebas bayar di dalam sistem pendaftaran SBMPTN).
Pendaftar Bidikmisi yang sudah diterima melalui salah satu seleksi tidak diperkenankan
Media Pembelajaran Flash IPA: Bentuk Bulan Kelas 4 SD
Di zaman yang sudah canggih ini guru dituntut untuk mampu menggunakan berbagai alat dan sarana yang sudah disediakan oleh pemerintah dan sekolah salah satunya komputer. Dengan alat yang satu ini berbagai macam sarana pembelajaran bisa digunakan. Salah satunya yang paling banyak tersedia adalah media pembelajaran berbentuk animasi atau flash.
Media Pembelajaran Flash IPA: Bentuk Bulan Kelas 4
Media Pembelajaran Flash IPA: Bentuk Bulan Kelas 4
Kemdikbud Luncurkan Web Sahabat Keluarga
Kemdikbud beberapa hari yang lalu meluncurkan sebuah laman web yang dikelola Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan
meluncurkan laman tersebut di kantor Kemendikbud Jakarta, bertepatan
dengan peringatan Hari Ibu, Selasa, 22 Desember 2015.
Laman Sahabat Keluarga memiliki fitur
meluncurkan laman tersebut di kantor Kemendikbud Jakarta, bertepatan
dengan peringatan Hari Ibu, Selasa, 22 Desember 2015.
Laman Sahabat Keluarga memiliki fitur
Minggu, 03 Januari 2016
NUPTK akan diterbitkan dan dikelola PDSP
Aplikasi Padamu Negeri secara resmi tidak di akui lagi oleh Ditjen GTK lewat Edaran terbarunya sebagai salah satu sumber data atau penjaringan data pendidik. Dengan demikian dapodikdas dan dapodikmen lah yang diakui oleh Kemdikbud sebagai sumber data pokok pendidikan.
Selama ini proses penerbitan NUPTK dilakukan oleh BPSDMPK-PMP dimana penjaringan datanya lewat aplikasi online Padamu Negeri.
Langganan:
Postingan (Atom)
